0% Complete
0/44 Steps

Level Margin

Apa arti “Level Margin”?

Level Margin adalah nilai persentase (%) berdasarkan jumlah ekuitas versus used margin (Margin yang digunakan).

Level margin memungkinkan Kamu untuk mengetahui berapa banyak dana Kamu yang tersedia untuk transaksi trading baru.

Semakin tinggi level margin, semakin banyak free margin untuk trading.

Semakin rendah level margin, semakin sedikit free margin yang tersedia untuk di-trading-kan, yang dapat mengakibatkan sesuatu yang sangat buruk, seperti Margin Call (MC) atau Stop Out.

Cara Kalkulasi Level Margin

Inilah cara menghitung Level Margin:

Level Margin = (Equity/Used Margin) x 100%

Trading platform Kamu akan secara otomatis menghitung dan menampilkan level margin Kamu.

Jika Kamu tidak memiliki transaksi trading terbuka, level margin Kamu akan “nol”.

Level margin sangatlah penting. Broker forex menggunakan level margin untuk menentukan kemampuan Kamu untuk dapat membuka posisi tambahan.

Setiap broker menetapkan batas level margin yang berbeda, tetapi sebagian besar broker menetapkan batas ini pada 100%.

Hal ini berarti bahwa ketika ekuitas (Equity) Kamu sama atau kurang dari used margin, Kamu tidak akan dapat membuka posisi baru.

Jika Kamu ingin membuka posisi baru, Kamu harus menutup posisi yang ada terlebih dahulu.

Contoh #1 : Buka Posisi Buy USD/JPY dengan satu Lot Mini

Katakanlah Kamu memiliki saldo (balance) akun $1.000.

Langkah 1: Hitung Required Margin/Margin Wajib

Kamu ingin buy USD/JPY dan ingin membuka satu lot mini (10.000 unit). Persyaratan Margin (Margin Requirment) adalah 4%.

Berapa margin wajib (Required Margin) yang Kamu perlukan untuk membuka posisi?

Karena USD adalah mata uang dasar, lot mini ini adalah 10.000 Dolar, yang berarti Nilai Nosional posisi adalah $ 10.000.

Required Margin (Wajib Margin) = Nilai Nosional x Margin Requirement (Persyaratan Margin)

$ 400 = $ 10.000 x 0,04

Dengan asumsi akun perdagangan Kamu dalam mata uang USD, dengan Persyaratan Margin 4%, Margin wajibnya adalah $ 400.

Langkah 2 : Hitung Used Margin/Margin Terpakai

Selain dari perdagangan yang baru saja kita buka, tidak ada perdagangan lain yang terbuka.

Karena kita hanya memiliki satu posisi terbuka, Margin terpakai (used margin) akan sama dengan Margin wajib (required margin).

Langkah 3 : Hitung Equity/Ekuitas

Mari kita asumsikan bahwa harga telah bergerak sedikit menguntungkan Kamu dan posisi Kamu sekarang diperdagangkan di titik impas.

Ini berarti bahwa Floating P/L Kamu adalah $ 0.

Mari kita hitung Ekuitas :

Equity (Ekuitas) = Balance (Saldo Akun) + Floating Profits/Losses (Keuntungan/Kerugian Mengambang)

$ 1.000 = $ 1.000 + $ 0

Ekuitas di akun Kamu sekarang $ 1.000.

Langkah 4 : Hitung Level Margin

Sekarang kita sudah tahu Ekuitas, mari kita hitung Level Margin :

Level Margin = Equity (Ekuitas) / Used Margin (Margin Terpakai) x 100%

250% = ($ 1.000 / $ 400) x 100%

Level Margin adalah 250%.

Jika Level Margin adalah 100% atau kurang, sebagian besar platform perdagangan tidak akan mengizinkan Kamu untuk membuka perdagangan baru.

Dalam contoh, dengan Level Margin saat ini adalah 250%, yang jauh di atas 100%, maka Kamu masih dapat membuka perdagangan baru.

Bayangkan Level Margin sebagai lampu lalu lintas.

Selama Level Margin di atas 100%, maka akun Kamu memiliki “lampu hijau” untuk terus membuka perdagangan baru.

Recap

Dalam pelajaran ini, kita belajar tentang hal berikut:

  1. Level Margin adalah rasio antara Equity dan Used Margin. Ini dinyatakan sebagai persentase (%).
  2. Misalnya, jika Ekuitas Kamu adalah $ 5.000 dan Margin Terpakai adalah $ 1.000, Level Margin adalah 500%
Language »
Scroll to Top