0% Complete
0/44 Steps

Jenis – Jenis Order dalam Forex

Mau Pesan Pip sama apa lagi Mas?

Oke, bukan jenis pesanan seperti itu.

Istilah “pesanan”atau “order” dalam pasar Forex mengacu pada bagaimana Kamu akan masuk atau keluar dari transaksi trading. Di sini kita membahas berbagai jenis trading order yang ditransaksikan di pasar forex.

Pastikan Kamu tahu jenis order apa yang diterima broker Kamu. Broker yang berbeda menerima berbagai jenis trading order yang berbeda pula. Ada beberapa tipe order dasar yang disediakan oleh semua broker dan beberapa lainnya yang terdengar aneh.

Jenis -Jenis Order Dalam Pasar Forex

  • Market Order

Market order atau pesanan pasar adalah perintah untuk membeli/buy atau menjual/sell dengan harga terbaik yang tersedia.

Misalnya, harga tawaran untuk EUR/USD saat ini berada di 1.2140 dan harga permintaan berada pada 1.2142.

Jika Kamu ingin membeli EUR/USD di pasar, maka EUR/USD akan dijual kepada Kamu dengan harga 1.2142. Kamu akan meng-klik “beli” dan trading platform Kamu akan langsung melakukan pesanan beli pada harga yang tepat.

Sama seperti Kamu berbelanja di Tokopedia, BUKALAPAK dan sejenisnya, menggunakan pemesanan one-click pada barang dengan harga yang Kamu sukai, dan barang tersebut menjadi milik Kamu!

Satu-satunya perbedaan adalah Kamu membeli atau menjual satu mata uang terhadap mata uang lain alih-alih membeli baju untuk #OOTD.

Harap diingat bahwa harga tergantung pada kondisi pasar, mungkin ada perbedaan antara harga yang Kamu pilih dan harga akhir yang dieksekusi pada trading platform Kamu.

  • Limit Entry Order

Limit entry order atau entri batas adalah pesanan yang dilakukan untuk membeli di bawah pasar atau menjual di atas pasar dengan harga tertentu.

Misalnya, EUR/USD saat ini di-trading-kan pada 1,2050. Kamu ingin short jika harganya mencapai 1,2070.

Kamu dapat duduk di depan monitor dan menunggu hingga mencapai 1,2070 (saat itu Kamu akan mengklik market order untuk jual). Atau Kamu dapat menetapkan batas order jual di 1,2070 dan Kamu bisa meninggalkan komputer Kamu!

Jika harga naik ke 1,2070, trading platform Kamu akan secara otomatis melakukan order jual pada harga terbaik yang tersedia.

Kamu menggunakan jenis entry ini ketika Kamu yakin harga akan berbalik setelah mencapai harga yang Kamu tentukan.

Limit order untuk BUY pada harga di bawah harga pasar saat ini akan dieksekusi pada harga yang sama dengan atau kurang dari harga yang ditentukan.
Limit order untuk SELL pada harga di atas harga pasar saat ini akan dieksekusi pada harga yang sama dengan atau lebih dari harga spesifik.
  • Stop Entry Order

Stop entry order adalah order yang ditempatkan untuk membeli di atas pasar atau menjual di bawah pasar dengan harga tertentu.

Misalnya, GBP/USD saat ini di-trading-kan pada 1.5050 dan menuju ke atas. Kamu yakin harga akan berlanjut ke arah ini jika menyentuh 1.5060.

Kamu dapat melakukan salah satu dari yang berikut untuk memainkan keyakinan ini:

  1. Duduk di depan komputer Kamu dan beli di pasar saat menyentuh 1.5060 atau,
  2. Tempatkan entry berhenti pada 1.5060.
  • Stop Loss Order

Stop loss order adalah jenis order yang terkait dengan trading untuk tujuan mencegah kerugian tambahan jika harga bertentangan dengan Kamu.

Jika Kamu berada dalam posisi buy, itu adalah perintah stop jual. Jika Kamu berada dalam posisi sell, itu adalah perintah stop pembelian.

Stop loss order tetap berlaku sampai posisi dilikuidasi atau Kamu membatalkan order stop loss.

Misalnya, Kamu melakukan long (beli) EUR/USD di 1.2230. Untuk membatasi kerugian maksimum Kamu, Kamu menetapkan stop-loss order di 1.2200.

Ini berarti jika Kamu salah besar dan EUR/USD turun ke 1.2200, trading platform Kamu akan secara otomatis mengeksekusi order jual di 1.2200 harga terbaik yang tersedia dan menutup posisi Kamu dengan kerugian 30 pip.

Stop loss sangat berguna jika Kamu tidak ingin duduk di depan monitor sepanjang hari tanpa khawatir bahwa Kamu akan kehilangan semua uang Kamu.

  • Trailing Stop

Trailing stop adalah jenis perintah stop loss yang melekat pada trading yang bergerak saat harga berfluktuasi.

Misalnya, Kamu telah memutuskan untuk membuat USD/JPY pada 90.80; dengan trailing stop 20 pips. Ini berarti bahwa pada awalnya, stop loss Kamu adalah pada 91.00. Jika harga turun dan mencapai 90.60, trailing stop Kamu akan turun ke 90.80 (atau titik impas).

Ingat saja, bahwa perhentian/stop Kamu akan tetap pada tingkat harga baru ini, dan tidak akan melebar jika pasar bergerak lebih tinggi terhadap Kamu.

Kembali ke contoh, dengan trailing stop 20 pips, jika USD/JPY mencapai 90.40, maka stop Kamu akan pindah ke 90.60 (atau mengunci laba 20 pips).

Trading Kamu akan tetap terbuka selama harga tidak bergerak terhadap Kamu sebanyak 20 pips.

Setelah harga pasar menyentuh harga stop trailing Kamu, pesanan pasar untuk menutup posisi Kamu dengan harga terbaik yang tersedia akan dikirim dan posisi Kamu akan ditutup.

Good ‘Till Cancelled (GTC)

Order GTC adalah sebuah perintah pembelian atau penjualan asset pada harga yang ditentukan trader, dan berlaku hingga order/perintah tersebut dipenuhi atau dibatalkan. Broker Kamu tidak akan membatalkan order kapan saja, karena itu kamu sebagai trader, bertanggung jawab untuk mengingat bahwa Kamu memiliki jadwal pemesanan/order.

 

Good for Day (GFD)

Order GFD adalah jenis perintah yang akan tetap aktif di pasar sampai akhir hari perdagangan. Waktu penutupan pasar adalah pukul 00:00 pada hari berikutnya sesuai dengan jam pada platform treding Kamu. Dikarenakan pasar Forex buka selama 24 jam, maka tidak ada GFD kecuali Kamu menemtukan sendiri waktu tersebut. Caranya dengan membuka pending order dan menentukan waktu Expiry pada trading platform Kamu.

 

One-Cancels-the-Other (OCO)

Order OCO adalah kombinasi dari dua order masuk dan/atau stop loss. Itu berarti jika Kamu membuka dua pending order, apabila satu order tereksekusi maka order yang lainnya secara otomatis akan dibatalkan/cancelled. Dua order dengan variabel harga dan durasi ditempatkan di atas dan di bawah harga saat ini. Ketika salah satu order dieksekusi, order lainnya dibatalkan.

Misalnya, Katakanlah harga EUR/USD adalah 1.2040. Kamu ingin membeli di 1.2095 di atas level resistance untuk mengantisipasi penembusan atau memulai posisi penjualan jika harga turun di bawah 1.1985. Pemahamannya adalah bahwa jika 1.2095 tercapai, pesanan pembelian Kamu akan dipicu dan pesanan jual 1.1985 akan dibatalkan secara otomatis.

 

One-Triggers-the-Other

Order OTO adalah kebalikan dari OCO, karena hanya melakukan pesanan ketika pesanan induk dipicu. Kamu menetapkan perintah OTO ketika Kamu ingin mengatur tindakan ambil untung dan menghentikan level kerugian sebelumnya, bahkan sebelum Kamu melakukan trading.

Proses penempatan transaksi yang dimaksud adalah dua order dengan harga dan durasi berbeda ditempatkan pada platform trading, ketika salah satu order-nya dieksekusi, maka order lainnya secara otomatis akan langsung dibuka juga.

Misalnya, USD/CHF saat ini di-trading-kan pada 1,2000. Kamu meyakini bahwa setelah mencapai 1.2100, itu akan terbalik dan mengarah ke bawah tetapi hanya hingga 1,1900.

Masalahnya adalah Kamu akan pergi selama satu minggu penuh karena Kamu harus mudik ke kampung. Kampung nan jauh dimato, pedalaman yang paling jauh tanpa signal internet. Untuk menangkap pergerakan pasar saat Kamu pergi, Kamu menetapkan batas jual pada 1.2000 dan pada saat yang sama, menempatkan batas pembelian terkait di 1.1900, dan untuk berjaga-jaga, letakkan stop-loss di 1.2100.

Sebagai OTO, baik batas beli dan perintah stop-loss hanya akan ditempatkan jika pesanan jual awal Kamu di 1.2000 terpicu.

KESIMPULAN
Jenis-jenis order Forex dasar (market, limit entry, stop-entry, stop loss, and trailing stop) adalah yang paling dibutuhkan oleh sebagian besar trader.

Ini adalah lembar contekan (titik biru adalah harga terkini)

Kecuali jika Kamu adalah trader veteran, jangan merancang sistem perdagangan yang membutuhkan sejumlah besar order yang terlalu berdekatan di pasar setiap saat. Tapi jangan khawatir, dengan latihan dan seiring berjalannya waktu, Kamu tentu akan menjadi salah satu trader veteran.

Sebagai trader pemula, mulailah dengan hal-hal dasar terlebih dahulu. Pastikan Kamu sepenuhnya memahami dan merasa nyaman dengan sistem entry order dari broker yang Kamu pilih sebelum melakukan trading. Selain itu, selalu tanyakan kepada broker tentang informasi order tertentu dan untuk melihat apakah ada biaya rollover yang akan diterapkan jika suatu posisi ditahan lebih dari satu hari.

Menjaga aturan order tetap sederhana adalah strategi terbaik. Jangan trading dengan uang sungguhan sampai Kamu memiliki tingkat kenyamanan yang sangat tinggi dengan trading platform yang Kamu gunakan dan sistem entry order!

Ingat.. Waspadalah.. Waspadalah..!!!

Language »
Scroll to Top